Mencari adalah sebuah misi. Karena ketika Anda berhasil menontonnya dengan pemahaman bahasa yang tepat, Anda tidak akan melihat bulan dengan cara yang sama lagi. Film ini mengingatkan bahwa di balik cahaya bulan yang indah, ada kegelapan yang tidak kasat mata—dan terkadang, kegelapan itu berasal dari hati kita sendiri.

La Luna bukanlah tontonan santap malam keluarga. Ini adalah film yang keras, sumbang, namun memilukan. Jill Clayburgh memberikan performa yang luar biasa, bahkan disebut sebagai salah satu peran ibu paling kompleks dalam sejarah sinema.

Musik adalah karakter ketiga dalam film ini. Adegan-adegan verdi (seperti Il Trovatore ) dipilih secara khusus untuk merefleksikan drama internal para tokoh. Subtitle Indonesia harus mampu menerjemahkan lirik opera sesaat, karena lirik tersebut sering berfungsi sebagai "inner monologue" karakter.

Bagi para sinefil dan penggemar film klasik Eropa, nama Bernardo Bertolucci pasti tidak asing. Sutradara legendaris Italia ini dikenal melalui mahakaryanya seperti The Last Emperor (1987) atau Last Tango in Paris (1972). Namun, di sela-sela kariernya yang gemilang, terdapat sebuah film yang sering dianggap "terlupakan" namun menyimpan kedalaman emosi yang luar biasa: La Luna (1979) .